Untuk pertama kalinya setelah jatuh bangun, akhirnya aku menggerakan jemariku untuk menulis kembali. Pada malam yang gelap dengan musik melankolis juga gemercik air dari daun setelah hujan. Hari ini satu hari sebelum hari terakhir di tahun 2018, hai kamu apa kabar ? Semoga baik-baik saja, aku pun begitu. Setelah sekian lama tak menyapamu, semoga Tuhan selalu melindungimu juga hatimu. Saya tidak tau akan menamai tulisan ini apa, ucapan terakhir padamu atau sekedar surat harapan terakhir untukmu. Pertama aku akan mengucapkan terima kasih padamu, terima kasih telah mewarnai hidupku beberapa tahun terakhir. Terima kasih telah menjadi tokoh utama dalam setiap tulisan-tulisanku. Terima kasih telah menerima pesan-pesanku meskipun aku tau mungkin sebenarnya kamu tak mengharapkan itu. Terima kasih karena dengan senang hati membuka pintu hatimu ketika aku datang, meskipun terkadang hanya pesan yang tak terbalas atau sekedar balasan singkat yang membuatku mengurungkan niat untuk bercerita panjan...