Langsung ke konten utama

Tentang Hidup

Beberapa hal tidak diciptakan untuk kita rasa, beberapa cerita indah tidak masuk dalam alur kehidupan kita. Lembar demi lembar dibuka ternyata berisi daftar usaha yang tidak pernah selesai. Jatuh. Bangkit. Jatuh. Bangkit. Jatuh. Bangkit. Hingga di satu waktu, kita menyerah dan bertanya kepada semesta "apakah Tuhan memang tidak memberikan cerita baik untuk hidup saya?"

Perjuangan yang enggak pernah selesai, penderitaan yang bertubi-tubi, bertanggungjawab pada suatu hal yang seharusnya bukan tanggungjawab kita, memberi meskipun sedang kekurangan, membantu meskipun kita sedang butuh-butuhnya, menghadapi meskipun bernafaspun sambil menangis. Ya, barangkali seperti itulah hidup. Beberapa hal kadang terasa tidak adil. Seringkali seseorang bertanya "kenapa harus saya?" meskipun sampai matipun itu hanya jadi kalimat yang enggak pernah ada jawabnya. Ternyata benar kata banda neira, nggak semua tanya ada jawabnya, dan nggak semua pertanyaan jawabannya sekarang. Beberapa orang selalu di rumah, tapi tak merasa di rumah. Mereka selalu bersama keluarga, tapi tidak pernah merasa nyaman. Barangkali pulang nggak selalu menuju ke rumah. Barangkali rumah tak melulu tentang tempat kita tinggal bersama keluarga. Mereka selalu bercita-cita untuk tinggal sendiri, meskipun tidak bersama seseorang yang bisa saling, yang mereka inginkan hanya hidup tenang, bersama diri mereka sendiri. Jalan jauh tak menemukan apapun, berlari tak membuat cepat sampai. Memilih berjalan tapi tidak pernah sampai ujung, karena ternyata hidup hanya meminta kita untuk menjalani. Bukan dengan berlari. Bukan dengan berlomba. Hanya dengan menjalaninya dengan tenang. Melakukan apa yang kita mau. Meraih apa yang ingin kita raih. Tanpa perlu melihat kanan kiri. 


Source picture : unplash



Komentar